Apa Kabar Penerimaan Pajak?



Tahun 2025 ini menjadi tahun yang berat bagi Direktur Jenderal Pajak yang baru, Bimo Wijayanto, yang menggantikan Suryo Utomo sejak Mei 2025 yang lalu.

Tahun ini Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mendapat tugas mengumpulkan uang pajak sebanyak Rp2.181 triliun. Adapun data realisasi penerimaan pajak sampai dengan November 2025 baru mencapai Rp1.624 triliun atau 74,46% dari target.

Penerimaan pajak per hari ini, 23 Desember 2025 sudah mencapai Rp1.796 atau 82,38% dari target. Artinya sampai dengan tanggal ini, target penerimaan pajak masih kurang sekitar Rp385 triliun.

Dengan sisa waktu yang tinggal seminggu, mustahil kiranya DJP akan mencapai target yang telah ditetapkan.

Lalu apa saja kendalanya sehingga target pajak tidak akan tercapai?

Kata Menteri Keuangan Purbaya, penyebab utama tidak tercapainya target pajak pada tahun ini karena adanya perlambatan pertumbuhan ekonomi di awal tahun (https://infobanknews.com/target-pajak-2025-tak-tercapai-purbaya-beberkan-penyebabnya/). Penyebab yang lain lagi adalah penggunaan coretax yang banyak bermasalah di awal tahun, sebagaimana diakui Purbaya (https://news.ddtc.co.id/berita/nasional/1814427/pengakuan-purbaya-coretax-biang-kerok-lambatnya-penerimaan-pajak)

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar